1.     What is happening to world markets, and what are the implications for financial reporting?

Jawab :

Pasar global semakin terjalin menembus batas-batas negara. Kemudahan dalam bertransaksi mengakibatkan berbagai produk yang di produksi oleh seluruh negara dapat masuk ke dalam negeri sesuai dengan peraturan yang berlaku. Semakin bertumbuh pesatnya pasar global mengakibatkan pendapatan yang diterima oleh perusahaan internasional pun meningkat dari tahun ke tahun. Adapun perusahaan internasional yang mencatat penjualan tertinggi yaitu Walmart, State Grid, China National Petroleum, Sinopec Group, Royal Dutch Shell, dan lain-lain. Hal tersebut mengundang investor dari berbagai dunia untuk ikut andil dalam kepemilikian sekuritas berbagai perusahaan internasional. Karena kemajuan teknologi dan persyaratan yang tidak berat, banyak investor mendisversifikasi risiko portofolio mereka dan berinvestasi lebih banyak di pasar internasional (Kieso et al., 2018).

Laporan Keuangan dan Pelaporan Keuangan merupakan bahasa bisnis. Dikarenakan sumber daya modal yang terbatas, investor membutuhkan laporan keuangan untuk mengambil keputusan bagaimana mengalokasikan dana mereka agar mendapat return sesuai dengan yang mereka harapkan. Oleh karena itu, laporan keuangan entitas global harus dibuat sesuai dengan standar akuntansi yang sama agar mudah dimengerti oleh seluruh pengguna laporan keuangan. Dibentuklah IFRS (International Financial Reporting Standars) oleh IASB yang dijadikan dasar kerangka konseptual penyusunan dan penyajian laporan keuangan. IFRS ini diadopsi oleh seluruh negara untuk dijadikan dasar dalam pembuatan standar akuntansi keuangan dan disesuaikan dengan perekonomian negara masing-masing. Oleh karena SAK yang dibuat mengacu pada IFRS, maka terjadilah kesamaan dalam laporan keuangan yang disajikan oleh perusahaan-perusahaan di seluruh dunia. SAK di Indonesia sendiri terdiri dari PSAK-IFRS, SAK ETAP, PSAK Syariah, dan SAP. Investor pun dapat membaca dan memahami laporan keuangan dengan mudah, sehingga memudahkan mereka dalam pengambilan keputusan. Kesamaan pelaporan dan penyajian laporan keuangan juga berguna bagi pengguna lain. Misalnya, manager keuangan dapat melihat kualitas kinerja perusahaan mereka dan kompetitor lain dengan membandingkan laporan keuangan yang ada sehingga dapat di ambil sebuah keputusan berkaitan dengan rencana anggaran tahunan maupun strategi alokasi dana dan pemasaran.

Kesimpulannya, berkembang pesatnya pasar global dari tahun ke tahun diiringi dengan kemudahan teknologi berpengaruh terhadap penyajian dan pelaporan keuangan. Dimana laporan keuangan dibuat berdasarkan standar akuntansi yang sama(IFRS) sehingga di dapat laporan keuangan yang mudah dipahami. Hal itu akan memudahkan seluruh pengguna laporan keuangan dalam mengambil keputusan terkait alokasi modal yang terbatas ditengah pilihan sekuritas yang sangat banyak.

 

2.     Differentiate broadly between financial accounting and managerial accounting.

Jawab :

·       Akuntansi Keuangan adalah proses penyusunan laporan keuangan perusahaan secara menyeluruh yang akan digunakan oleh pengguna laporan keuangan dari pihak internal maupun eksternal perusahaan (Kieso et al., 2000).  Pengguna laporan keuangan antara lain investor, kreditor, manager, pemilik perusahaan, serikat pekerja, dan lembaga pemerintah. Akuntasi keuangan berkaitan dengan seluruh transaksi-transaksi keuangan yang berhubungan dengan perubahan aset, ekuilitas, maupun kewajiban perusahaan.

·       Akuntansi Manajerial adalah proses mengidentifikasi, mengukur, menganalisis, dan mengkomunikasikan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen untuk merencanakan, mengendalikan, dan mengevaluasi operasi perusahaan (Kieso et al., 2018). Tetapi akuntansi manajerial lebih pada penggunaan internal, pihak-pihak manajerial, dan lebih terkait dengan subsitem entitas. Akuntansi ini berorientasi pada pengambilan keputusan manajer terhadap lini produk, divisi, dan pelaporan pusat laba.

3.       What are the major financial statements, and what is the difference between financial statements and financial reporting?

Jawab :

·       Laporan keuangan yang utama umumnya 4 laporan keuangan dasar, yaitu:

1.

Laporan Posisi Keuangan,

3.

Laporan Arus Kas

2.

Laporan Laba Rugi

4.

Laporan Perubahan Ekuitas

            Sementara itu, Notes Disclosure (Catatan pengungkapan) merupakan bagian tak terpisahkan dari

            Setiap laporan keuangan.

·       Pelaporan Keuangan merupakan konsep yang lebih luas, mencakup laporan keuangan dasar dan segala data yang digunakan untuk mengkomunikasikan data keuangan dan ekonomi kepada pihak yang berkepentingan. Pelaporan Keuangan terdiri dari laporan keuangan dasar dan beberapa catatan tambahan seperti : President’s letter, Prospectus, Reports filed with governmental agencies, News releases, Forecasts, Environmental Impact Statement, dan lain-lain (Kieso et al., 2018).

4.     How does accounting help in the capital allocation process?

Jawab :

Akuntansi menyediakan laporan keuangan yang berguna dalam pengambilan keputusan. Dikarenakan sumber daya modal yang terbatas, maka diperlukan alokasi dana yang efektif dan efisien untuk mewujudkna ekonomi yang sehat. Dengan akuntansi, akuntan dapat mengukur kinerja secara akurat, adil dan tepat waktu sehingga manager dan perusahaan dapat menarik modal investasi. Sebagai contoh, laporan keuangan yang relevan menggambarkan kinerja hasil keuangan perusahaan yang memungkinkan untuk digunakan investor dan kreditur dalam membandingkan pendapatan, aset dan likuiditas perusahaan dalam rangka pengalokasian modal. Dengan laporan keuangan, pengguna informasi dapat menilai pengembalian relatif dan risiko yang terkait dengan peluang investasi sehingga terhindar dari alokasi modal yang buruk.

5.      What is the benefit of a single set of high-quality accounting standards?

Jawab:
Standar Akuntansi berkualitas tinggi memastikan komparabilitas yang memadai. Seorang investor dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik jika mereka menerima laporan keuangan dari perusahaan yang sebanding. Misalnya informasi keuangan Nippon Telegraph dan Deutsche Telekom, sehingga investor dapat membuat keputusan investasti yang efektif. Pembuat Standar Keuangan dan otoritas pengatur mengakui bahwa single set of high-quality accounting standards yang berkembang saat ini berpengaruh baik terhadap pembentukan modal dan pemahaman investor.

6.     What is the objective of financial reporting ?
Jawab :

Tujuan pelaporan keuangan adalah untuk menyediakan informasi keuangan tentang pelaporan

entitas yang berguna untuk saat ini dan calon investor ekuitas, pemberi pinjaman, dan kreditur lain dalam membuat keputusan tentang penyediaan sumber daya kepada entitas. Keputusan tersebut melibatkan pembelian, penjualan, atau memegang instrumen ekuitas dan utang, dan memberikan atau menyelesaikan pinjaman dan bentuk kredit lainnya.

7.       What is meant by general-purpose financial statements?

Jawab:

Laporan keuangan untuk tujuan umum memberikan informasi pelaporan keuangan kepada berbagai macam pengguna. Misalnya, ketika Indofood menerbitkan laporan keuangannya, maka laporan tersebut oleh seluruh pengguna Indofood digunakan untuk membuat keputusan yang efektif. Agar hemat biaya dalam menyediakan informasi ini, laporan keuangan untuk tujuan umum adalah yang paling tepat.

Dengan kata lain, laporan keuangan bertujuan umum memberikan informasi yang paling berguna dengan biaya seminimal mungkin.

8.       Who is the primary user group for general-purpose financial statements?

Jawab :

Pengguna utama laporan keuangan adalah investor dan kreditor. Berkaitan dengan tujuan umum laporan keuangan, investor dan kreditor merupakan pengguna yang memiliki kepentingan paling kritis. Laporan keuangan merupakan kebutuhan mendesak bagi mereka berkaitan dengan keputusan yang mereka ambil terkait dengan alokasi modal yang dapat memberikan return di masa mendatang.

Selanjutnya, laporan keuangan digunakan oleh manager, regulator dan kelompok non-investor lainnya.

9.     Comment on the following statement: A perspective that financial reporting should be focused only on the needs of the shareholders—often referred to as the proprietary perspective—is considered appropriate

Jawab :

Perspektif kepemilikan dimana laporan keuangan harus difokuskan pada para pemegang saham tidak sesuai dengan lingkungan pelaporan keuangan. Sebab, sebagaimana tujuan umum pelaporan keuangan bahwa laporan keuangan dibuat untuk memudahkan seluruh pengguna laporan keuangan. Laporan keuangan mengadopsi perspektif entitas dimana perusahaan dipandang terpisah dan berbeda dari pemiliknya. Sebagai contoh : aset Indofood dipandang sebagai aset perusahaan dan bukan milik kreditur atau pemegang saham tertentu. Sementara itu, investor memiliki klaim dalam bentuk kewajiban atau ekuitas. Perspektif entitas konsisten dengan lingkungan bisnis saat ini di mana sebagian besar perusahaan yang terlibat dalam pelaporan keuangan memiliki substansi yang berbeda dari investor mereka (baik pemegang saham dan kreditur).

10.    Comment on the following statement: The objective of financial reporting is primarily to provide decision-useful information for assessing the performance of management.

Jawab :

Tujuan utama laporan keuangan adalah memberikan informasi kepada investor dan kreditor untuk pengambilan keputusan terkait dengan alokasi modal.  Dengan laporan keuangan, investor yang tertarik dapat menilai kemampuan perusahaan untuk menghasilkan arus kas masuk bersih dan kemampuan manajemen untuk melindungi dan meningkatkan investasi penyedia modal.

Jadi, menurut saya pernyataan tersebut benar bahwa salah satu tujuan laporan keuangan adalah untuk menilai kinerja manajemen.

11.  What are the two key organizations in the development of international accounting standards? Explain their role.

Jawab :

Dua organisasi yang berperan dalam penetapan standar internasional adalah International Organization of Securities Commissions (IOSCO) dan International Accounting Standards Board (IASB).

·       IASB

Peran IASB : mengembangkan satu set tinggi standar pelaporan keuangan (IFRS) yang berkualitas, dapat dipahami, dan internasional untuk tujuan umum laporan keuangan.

·       IOSCO

Peran IOSCO: IOSCO tidak menetapkan standar akuntansi, tetapi memastikan bahwa pasar global dapat beroperasi dalam cara yang efisien dan efektif.

Berikut beberapa peran IOSCO (Kieso et al., 2018):

a. Bekerja sama untuk mempromosikan standar peraturan yang tinggi untuk mengelola pasar yang adil,efisien, dan andal,

b. Pertukaran informasi tentang pengalaman mereka masing-masing dalam rangka mendorong pengembangan pasar domestik,

c. Menyatukan upaya mereka untuk menetapkan standar dan pengawasan yang efektif atas transaksi efek international,

d. Memberikan bantuan timbal balik untuk mempromosikan integritas pasar dengan penerapan standar secara ketat serta penegakan hukum secara efektif dari setiap pelanggaran.