AKUNTANSI SYARIAH

Tugas Individu – Soal Komprehensif (Buku SW hal. 188 No. 1)

(Akuntansi Istishna’)

Berikut ini adalah data-data yang diperoleh dari pelaksanaan kegiatan dengan menggunakan akad istishna’ oleh Kontraktor PT ABC untuk pembangunan apartemen.

·       Nilai kontrak               : Rp. 200 milliar

·       Durasi kontrak            : 2 tahun

·       Total estimasi biaya    : Rp. 160 milliar

Adapun transaksi-transaksi yang terjadi pada PT ABC selama pelaksanaan pekerjaan konstruksi apartemen.

 

Tahun I

Tahun II

Biaya kumulatif yang dikeluarkan (tunai)

150 milliar

200 milliar

Penagihan kepada pemberi kerja

130 milliar

70 milliar

Penerimaan kas dari pemberi kerja

110 milliar

90 milliar

Diminta :

a.     Buatlah ayat jurnal untuk mencatat transaksi pengeluaran biaya konstruksi, penagihan, penerimaan kas oleh PT ABC sebagai kontraktor untuk Tahun I dan Tahun II.

·       Tahun I

Transaksi

Akun

Debit

Kredit

Biaya perolehan produksi (estimasi) = Rp. 160 milliar. Pada tahun pertama, biaya kumulatif yang dikeluarkan sebesar Rp. 150 milliar.

Aset Istishna’ dalam Penyelesaian

Rp. 150 milliar

 

     Kas

 

Rp. 150 milliar

Penagihan kepada pemberi kerja

Piutang Istishna’

Rp. 130 milliar

 

     Termin Istishna’

 

Rp. 130 milliar

Penerimaan kas dari pemberi kerja

Kas

Rp. 110 milliar

 

     Piutang Istishna’

 

Rp. 110 milliar

·       Tahun 2

Transaksi

Akun

Debit

Kredit

Biaya perolehan kumulatif di tahun kedua ternyata lebih besar dari yang diperkirakan, dari estimasi Rp. 160 milliar, realisasinya Rp. 200 milliar.

Aset Istishna’ dalam Penyelesaian

Rp. 50 milliar

 

     Kas

 

Rp. 50 milliar

 

 

 

Penagihan kepada pemberi kerja

Piutang Istishna’

Rp. 70 milliar

 

     Termin Istishna’

 

Rp. 70 milliar

Penerimaan kas dari pemberi kerja

Kas

Rp. 90 milliar

 

     Piutang Istishna’

 

Rp. 90 milliar

b.     Buatlah ayat jurnal untuk mencatat pengakuan pendapatan oleh PT ABC untuk Tahun I dan Tahun II.

-       Perhitungan dengan menggunakan metode persentase penyelesaian.

Transaksi

Akun

Debit

Kredit

Tahun I

Beban Istishna’

Rp. 150 milliar

 

Aset dalam penyelesaian

Rp. 37,5 milliar

 

     Pendapatan Istishna’

 

Rp. 187,5 milliar

Tahun II

Beban Istishna’

Rp. 50 milliar

 

     Aset dalam Penyelesaian (Kerugian)

 

Rp. 37,5 milliar

     Pendapatan Istishna’

 

Rp. 12,5 milliar

Pada tahun kedua, terjadi pengakuan kerugian dikarenakan total biaya yang dikeluarkan melebihi biaya estimasi. Pada saat akad disepakati, sebesar Rp. 40 milliar(selisih nilai kontrak dan estimasi biaya) diperkirakan akan diakui sebagai keuntungan di masa yang akan datang. Namun, biaya yang dikeluarkan ternyata melebihi biaya estimasi dan setara dengan nilai kontrak (impas). Sehingga dilakukan penjurnalan pada akhir periode kedua dengan mendebit jumlah beban yang dikeluarkan pada tahun kedua dan mengkredit pendapatan sebesar pendapatan yang belum diakui, serta mengkredit aset dalam penyelesaian berupa kerugian(margin keuntungan yang tidak jadi diakui).