AKUNTANSI SYARIAH

-AKUNTANSI IJARAH-

            PT BLT melakukan akad ijarah dengan Bank Syariah BS untuk penyewaan kapal yang akan dioperasikan oleh PT BLT. Berikut ini transaksi yang terkait dengan akad ijarah tersebut.

25 Juni 2012

Bank Syariah BS membeli kapal senilai Rp. 100 milliar dari PT Dok ABC secara tunai.

1 Juli 2012

Bank Syariah BS dan PT BLT melakukan akad ijarah sekaligus penyerahan kapal dengan rincian sebagai berikut:

·       Masa sewa 10 tahun.

·       Nilai sewa Rp. 140 milliar

·       Pembayaran setiap 6 bulan sekali

·       Masa manfaat kapal 10 tahun.

1 Januari 2013

PT BLT membayar sewa 6 bulan pertama sebesar Rp. 7 milliar.

1 April 2013

PT BLT membayar biaya pemeliharaan rutin kapal sebesar Rp. 250 juta.

1 Juli 2013

PT BLT membayar sewa 6 bulan kedua sebesar Rp. 7 milliar.

Diminta :

a.     Buatlah ayat jurnal untuk mencatat transaksi tanggal 25 Juni 2012, 1 Juli 2012, 31 Desember 2012, 1 Januari 2013, 1 April 2013,dan 1 Juli 2013 pada buku Bank Syariah BS dan PT BLT.

-       Jurnal yang dibuat Bank Syariah BS:

Transaksi

Tanggal

Akun

Debit

Kredit

Bank Syariah BS membeli kapal senilai Rp. 100 milliar dari PT Dok ABC secara tunai.

25 Juni 2012

Aset Ijarah

Rp. 100 milliar

 

   Kas

 

Rp. 100 milliar

Bank Syariah BS dan PT BLT melakukan akad ijarah sekaligus penyerahan kapal.

1 Juli 2012

Tidak ada catatan.

Mencatat penyusutan

 

Penyusutan pertahun : Rp. 100 milliar : 10 = Rp. 10 milliar

Penyusutan 6 bulan = Rp. 10 milliar x 6/12 = Rp. 5 milliar

31 Desember 2012

Beban Penyusutan

Rp. 5 milliar

 

   Akumulasi Penyusutan

 

Rp. 5 milliar

PT BLT membayar sewa 6 bulan pertama sebesar Rp. 7 milliar.

1 Januari 2013

Kas

Rp. 7 milliar

 

   Pendapatan Sewa

 

Rp. 7 milliar

PT BLT membayar biaya pemeliharaan rutin kapal sebesar Rp. 250 juta.

1 April 2013

Beban Perbaikan

Rp. 250 juta

 

   Utang kepada Penyewa

 

Rp. 250 juta

PT BLT membayar sewa 6 bulan kedua sebesar Rp. 7 milliar.

1 Juli 2013

Kas

Rp. 7 milliar

 

   Pendapatan Sewa

 

Rp. 7 milliar

-       Jurnal yang dibuat PT BLT:

Transaksi

Tanggal

Akun

Debit

Kredit

Bank Syariah BS membeli kapal senilai Rp. 100 milliar dari PT Dok ABC secara tunai.

25 Juni 2012

Tidak ada catatan.

Bank Syariah BS dan PT BLT melakukan akad ijarah sekaligus penyerahan kapal.

1 Juli 2012

Tidak ada catatan.

Mencatat penyusutan

31 Desember 2012

Tidak ada catatan.

PT BLT membayar sewa 6 bulan pertama sebesar Rp. 7 milliar.

1 Januari 2013

Beban Sewa

Rp. 7 milliar

 

   Kas

 

Rp. 7 milliar

PT BLT membayar biaya pemeliharaan rutin kapal sebesar Rp. 250 juta.

1 April 2013

Piutang kepada Pemberi Sewa

Rp. 250 juta

 

   Kas

 

Rp. 250 juta

PT BLT membayar sewa 6 bulan kedua sebesar Rp. 7 milliar.

1 Juli 2013

Beban Sewa

Rp. 7 milliar

 

   Kas

 

Rp. 7 milliar

 

b.     Siapa yang harus mencatat beban penyusutan kapal? Jelaskan jawaban Anda.

Yang harus mencatat beban penyusutan kapal adalah pemberi sewa dalam kasus ini adalah Bank Syariah BS. Beban penyusutan ini dicatat oleh pemilik aset. Menurut saya, pencatatan beban penyusutan berkaitan dengan kepemilikan akan aset tersebut. Dalam kasus ini, Bank Syariah BS-lah yang memiliki aset berupa kapal tersebut. Pemberi sewa harus mencatat beban penyusutan sebagai akibat dari penurunan manfaat untuk kemudian dilaporkan pada laporan keuangan sehingga dapat mencerminkan kondisi yang sebenarnya. Pencatatan beban penyusutan ini dapat memberikan gambaran berapa nilai suatu aset sehingga dapat diambil keputusan apakah aset tersebut dapat disewakan dalam jangka waktu tertentu, dijual, atau dihibahkan.

Adapun beban penyusutan kapal tidak mungkin dicatat oleh PT BLT sebab sejak awal PT BLT tidak memiliki aset tersebut. PT BLT hanya sebagai penyewa dan memanfaatkan aset tersebut. Sehingga, apabila PT BLT mencatat beban penyusutan maka tidak mungkin karena tidak ada yang disusutkan sebab aset tersebut bukanlah miliknya.

c.     Buatlah penyajian aset ijarah pada Bank Syariah BS per 31 Desember 2012.

Penyajian pada akhir tahun pertama untuk aset Ijarah pada Laporan Posisi Keuangan yaitu :

Aset Ijarah

Rp. 100.000.000.000

Akumulasi Penyusutan

(Rp.   5.000.000.000)

Aset Ijarah (neto)

Rp.  95.000.000.000

Note :

Akumulasi penyusutan selama 6 bulan(Juli-Desember) = Rp. 10 milliar : 2 = Rp. 5 milliar.

d.     Buatlah ayat jurnal diakhir masa ijarah dimana Bank Syariah BS menghibahkan kapal kepada PT BLT.

-       Jurnal yang dibuat Bank Syariah BS:

Tanggal

Akun

Debit

Kredit

1 Juli 2022

Akumulasi Penyusutan

Rp. 100 milliar

 

   Aset Ijarah

 

Rp. 100 milliar

-       Jurnal yang dibuat PT BLT:

Tanggal

Akun

Debit

Kredit

1 Juli 2022

Aset Nonkas

Rp. 0

 

   Keuntungan

 

Rp. 0